Category Archives: Gambar

Asem Manis Masa Ngidam

Sejak ketahuan hamil dari alat Test Pack yang dibeli suami sebulan setelah menikah, kehidupan saya sedikit banyak berubah.  Saya cukup kaget.  Ah, bukan cukup kaget tapi sangat kaget dengan adanya dua strip yang berada pada alat tersebut. 

Suami yang saya beritahu langsung memeluk dan menciumi saya sambil tak henti berkata Alhamdulillah.  Sedang saya terpaku, kaku.  Saya bingung sebingung-bingungnya.  Tak sepatah pun kata yang mampu saya ucapkan dan justru menenggelamkan wajah di bantal.  Sekalinya bisa bicara, saya nyeletuk,”kok bisa?”

Perasaan saya campur aduk tapi lebih banyak bingungnya.  Perasaan menolak pun sempat muncul.  Ya, mungkin hal itu karena jauh dari rencana awal saya sebelum menikah.  Kepinginnya, sih, mau pacaran dulu.  Kan kami belum pacaran sebelum menikah, kepingin bulan madu dulu, kepingin membangun kekuatan ekonomi dulu dan kepingin-kepingin yang lainnya.

Tapi begitulah, manusia hanya bisa berencana, Allah lah yang Maha Segala.  Dan Allah tak pernah keliru menempatkan sesuatu.

Sorenya, kami langsung ke periksa ke Bidan.  Dan Bu Bidan membuat kami, saya khususnya, semakin bingung saat beliau berkata bahwa usia kehamilan saya sudah 5 minggu.  Plis, Bu, saya nikahnya belum ada sebulan!  Saya menikah tanggal 18 Juni dan periksa kehamilan tanggal 15 Juli. Continue reading

Teruslah Bertualang, Perempuan Pemberani!

Kamu tetep mintilihir, Faa!!

Ransel Hitam

Hai kamu!
Iya kamu, perempuan kecil dengan nyali yang jauh lebih besar dibanding tubuhmu, dengan semangat yang menggebu, dengan mimpi menggunung, dengan karya-karya yang menginspirasi, dan juga dengan level kegilaan yang di atas rata-rata.
Selamat bertualang di keabadian ya!
Jangan lupa ajak malaikat untuk poto-poto dengan pose gila seperti yang biasa kamu lakukan saat mbolang ceria bersama kami.

Terimakasih telah menjadi teman seperjalanan yang sangat menyenangkan.
Terimakasih telah menulariku dengan semangat ke’gila’anmu yang membuat dunia jadi lebih menyenangkan.
Terimakasih telah mengomporiku dengan celotehan tentang semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpimu.
Terimakasih untuk sms-sms absurd yang selalu berhasil membuat sudut bibir melengkung naik.
Terimakasih tak terhingga untuk semuanya.
Terus bersenang-senang di surga ya, Faa!

abcdefghiloveyouvwqyz

 


ps.
dan semalam saat aku aku nggak bisa tidur di rumah mamak aku baca sms-sms lama, aku menemukan balasanmu untuk sms tersebut.

.adgjtm.
jdpajmwtjmtmjhajmtjl0veu2gjmtmja.

Serius, Faa. Baru semalam aku nyadar kalo ada kata l0veu2-nya. Tak pikir…

View original post 21 more words

Menuju Selamanya #2

Menuju Selamanya #1

25

Akhirnya, punya buku nikah juga 🙂

Ijab dan qabul pun dilaksanakan lancar tanpa ada pengulangan, kedua saksi serentak berkata SAH!  Maka, sejak detik itu saya telah menjadi miliknya.  Laki-laki yang pada awalnya membuat saya ragu, akankah ia mampu membuat saya mencintainya dengan utuh, penuh.  Nyatanya, hari itu sampa kini dan selamanya (insyaallah), tak ada satu hal pun alasan yang menguatkan keraguanku.   Aku telah mencintainya begitu rupa.

SAH!!

SAH!!

Usai do’a, kami menerima buku nikah dilanjut pamitnya Pak Penghulu. “Ada calon pengantin lain yang sudah menunggu,” katanya.  Acara selanjutnya tentu saja bisa ditebak, poto bersama.  Ada dua photografer yang sudah menunggu pose-pose kami.  Ada pula Sasha yang memegang Jio (kamera sakuku) sudah siap menunjukkan kelihaiannya dalam mengambil gambar. Continue reading

Menuju Selamanya #1

Sudah dua puluh empat hari rupanya status lajang saya berganti.  Sudah dua puluh empat hari pula saya menyandang gelar seorang istri.  Dan jujur, hingga detik ini, saya masih juga bingung bagaimana mengabarkan hal besar tersebut kepada blog ini dengan tulisan yang runut, runtut.  Saya seperti mati gaya setiap menghadapi lembar microsoft word. Bingung, apa yang mau saya tulis?

Baiklah, saya akan memulai cerita saya pada tanggal 16 Juni 2013.  Itu adalah hari Minggu, rumah mulai hiruk pikuk oleh saudara pun tetangga yang datang.  Juga sudah dimulai serangkaian acara, Simak’an Al Quran.  Dan yang paling mengesankan adalah pagi itu segerombolan kawan-kawan dari Komunitas Canting tengah goleran di kamar saya.  Satu kasur untuk berempat dan yang satu mesti rela tidur tanpa kasur.  Jadi bisa dibilang uyel-uyelan ala Canting.  Mereka tiba di Magetan pada Sabtu malam, berempat.  Ya, mereka datang tak tepat di hari saya melangsungkan akad nikah karena memang harus begitu. #Eh

Gambar Continue reading

Hinggap di Sini

Hinggap di Sini

Itu adalah beberapa waktu lalu, saat Ibu bilang, barangkali sudah tiba waktuku. Membuatku tak sabar menunggu.

Setelahnya, pikirku penuh. Harapan menyembul malu-malu dibalik baju Ayah yang matanya selalu gagap mengkhawatirkan nasibku.

Seharusnya, tak perlu aku dikhawatirkan sedemikian itu. Aku sudah besar. Sungguh.

Sudut yang kulewati seakan bernyanyi, berteriak dan membisik setiap kali melihat kelebatku. Membuatku yakin sekaligus ragu-ragu. Iyakah?

Yang dulu baru saja lewat, yang baru masih terasa hangat. Tentu kau ingat, tentang secangkir kopi pagi-pagi yang tak pernah terlambat. Namun seringnya, ia mendingin tanpa sekali pun pernah dicicip.

Menyuguhkan kopi pada orang yang tak menyukainya. Tak membutuhkannya dan tak pernah menginginkannya.

Baik, tak perlu lagi itu sekarang.

Kau tahu, kabar itu tak sekedar kabar burung. Benar. Aku mendarat hinggap pada seranting bambu, melompat-lompat pada pijakan baru. Tidak kuat, ia memantul-mantul, berkeretak bunyinya, aku takut ia patah dan membuat terjungkal.

Entah, barang kali, akulah yang mesti menyesuaikan diri. Berpijak lebih hati-hati.

Hingga pada akhirnya aku yakin, di tempat ini aku bisa hinggap dengan nyaman. Aman. Lebih berani menatap matahari, tak takut pergi jauh dan pulang kemalaman.

Ya, tak ada salahnya mencoba hinggap di sini.

Terjangkit Sepi

Terjangkit Sepi

Caption menyusul, belum punya ide 😀

Model : Khoirul Arifin
Kamera Saku Casio EX-ZS5

Kehadiran

Kehadiran

“Kamu di mana?” tanyanya.

Padahal aku berdiri tak lebih sejangkah dari tempatnya. Matanya nyalang mencari-cari. Bibirnya terus saja membuka tipis dan mengeluarkan kalimat tanya, “kamu di mana?” Continue reading

Hadisome

Tentang Apa Saja dan Siapa Saja

Najlazka

“Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain.” ― Vivian Greene

Titik Koma

Karena kadang kita harus berhenti hanya agar dapat kembali melangkah.

Hidupnya Indra

Catatan Hidup Seorang Indra Nugroho

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Naungan Islami

Indahnya Hidup Dalam Naungan Islam

%d bloggers like this: