Hampir Purnama

Hampir Purnama

Tercuil?
Sepertinya begitu,
Kemana cuilannya?
Jatuh.
Di mana?
Entahlah, jangan dicari, nanti dadamu sesak.
Kenapa?
Karena cuilannya menjelma rindu.

Tagged: , , ,

6 thoughts on “Hampir Purnama

  1. Panama 17 September 2012 at 5:54 PM Reply

    Malam ini harusnya purnama, namun di luar sana justru gelap gulita; Sayang, kautahu kenapa?; Rinduku padamu menyembunyikan terangnya; Mengancam malam agar menghadirkanmu, untukku.

    • fawaizzah 22 September 2012 at 6:57 PM Reply

      Klo tidak keliru, itu cuilan salah satu cerpenku. Yang judulnya, ah lupa…
      Tapi klo di file komputerku namanya toko buku😀

  2. Mutz 11 July 2012 at 10:59 AM Reply

    ada yg pingin nyicipin bulan kali tuh hehehe… iseng banget sampe dicuil segala…:D

    • fawaizzah 11 July 2012 at 4:11 PM Reply

      klo kue bulan mah, enak kali ya😀

  3. Inge 6 July 2012 at 6:20 AM Reply

    Keren ini! Dapat aja momennya. Koq bisa? ada yg menghalangi pemandangan di foreground ya?

    • fawaizzah 6 July 2012 at 9:40 AM Reply

      gak tahu kakaak, padahal bulannya utuh, pas aku lihat gambar di kameraku, lha kok jadi kecuil. entah oleh apa.

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hadisome

Tentang Apa Saja dan Siapa Saja

Najlazka

“Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain.” ― Vivian Greene

RetakanKata

Mempertahankan Kata-kata Agar Tetap Bermakna

Hidupnya Indra

Catatan Hidup Seorang Indra Nugroho

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Naungan Islami

Indahnya Hidup Dalam Naungan Islam

%d bloggers like this: