Surat Cinta Untuk Jodohku

Yuhuuuu….. aku baru saja mengirimkan sebuah surat untuk jodohku di masa depan!!

Bukan tepat ke orangnya sih, karena aku memang belum tau sama sekali aku ini tulang rusuk milik siapa.😀

Nulisbuku.com dengan hastag #sujodku yang dikoordinasi oleh @adit_adit (seorang cewe) yang mempunyai proyek ini. Aku hanya turut meramaikan, syukur-syukur suratku juga bakalan di terbitkan (eh, katanya semua naskah yang masuk akan di terbitkan loh!), syukur-syukur lagi kalau bakalan nemu sang imam dengan surat itu. Hahahaha ngarep!!

Sebenarnya surat itu juga boleh di publikasi di blog masing-masing, hanya saja aku memilih untuk menyimpan surat itu bersama tulisan-tulisan (curcol) yang lain di kompiku saja. Bukan apa-apa sih, hanya saja aku merasa malu. :”>

Dari tweet-tweet yang aku baca di twitter (dengan hastag: #sujodku) banyak sekali cuilan-cuilan kalimat surat yang keren, yang mengharukan, yang lucu, yang romantis, sampai yang kocak. Semua ada. Hahaha kadang aku merasa minder kalau membaca ulang isi suratku itu. Terlalu serius dan kaku kalau kubilang. Entah kalau kamu yang bilang, entah lagi kalau jodohku yang bilang. *emang siapa jodohku? hahahaha

Disini aku cuma mau ngutip beberapa kalimat yang ada di suratku, tidak semuanya, hanya sebagian kecil. Coretan suratku ada 7 lembar (template nulisbuku.com), terlalu banyak jika semua di copy di sini. Kalau mau baca selengkapnya, beli saja bukunya kalau sudah diterbitkan nanti.😀

Ini dia rangkuman #sujodku yang kutulis!!

Saat ini aku memang belum sama sekali tahu, apakah aku sudah mengenalmu ataukah belum tahu sama sekali tentangmu. Mungkin saja kamu adalah sosok yang sangat asing untukku saat ini. Tapi, bisa jadi kita sudah bertemu sebelumnya. Atau mungkin kita adalah sepasang sahabat lama? atau kamu adalah seseorang yang pernah menyinggahi langit-langit hatiku? Atau kamu adalah teman dunia mayaku? Entahlah, yang pasti saat aku menulis surat ini aku belum tahu sama sekali, aku ini tulang rusuk milik siapa.

Kamu tak sempurna, begitu juga denganku. Namun itulah cara Tuhan untuk menyatukan kita. Karena dengan ketidaksempurnaan itulah kita bisa saling melengkapi.

Daftar Mimpi Bersamamu

Dalam surat ini aku ingin menulis beberapa mimpiku, yang mungkin tak akan pernah terjadi tanpamu, jodohku.

*Tentang bulan madu

*Tentang Tempat Tinggal

*Tentang Putra Putri Kita

*Tentang Keuangan Keluarga

Sebenarnya masih banyak mimpi yang ingin kutuliskan di sini, hanya saja @nulisbuku hanya memberikan 7 lembar kosong untuk kutulisi surat ini.

Ah, jika aku terus bermimpi tentangmu, 1000 lembar pun tak akan cukup menampung coretanku. Begitu banyak impian dan doa kusematkan di setiap malamku untukmu, untuk ku, untuk kita. Semoga Tuhan mempertemukan kita dengan cinta tanpa rasa terpaksa. Dan kita mampu melewati indahnya hari sebagai bagian dari ibadah untuk-Nya.

Tuhan sudah menyiapkan waktu yang indah untuk kita, tinggal bagaimana kita bersabar untuk menunggunya lalu bersyukur jika telah mendapatinya.

*Sejatine urip iku mung sabar lan syukur

 

Ttd

Tulang Rusukmu

 

 

12 thoughts on “Surat Cinta Untuk Jodohku

  1. kalimalang rider 14 June 2012 at 12:34 AM Reply

    ijin share nggih mbak..🙂

  2. frenalfarisi 12 January 2012 at 10:50 AM Reply

    tak berpikir panjang untuk klik link follow diatas, rangkaian kata-kata anda membuat hobi membaca saya semakin panas🙂
    salam kenal..

    • fawaizzah 12 January 2012 at 12:02 PM Reply

      semoga anda tak berlebihan😀

      terima kasih dan salam kenal kembali🙂

  3. Mu2 24 March 2011 at 2:50 AM Reply

    *numpang lewat, nyari tulang rusuk yang hilang*

    • Izzah 24 March 2011 at 9:36 AM Reply

      wedew…
      hahahaha jangan2 udah dibawa kucing?

      ah semoga tidak :))

  4. belindch 11 March 2011 at 12:30 PM Reply

    aaaah..suratnya mirip2 punya akuu….how could?? #jeggeeer
    ahihihi..

    • Izzah 11 March 2011 at 12:44 PM Reply

      laaah kok bisa?
      jangan2 mba belind ngintip nih? #eh apa aku yang ngintip ya?

  5. ladeva 9 March 2011 at 3:33 PM Reply

    Hei Izah (boleh dipanggil itu?) aku juga ikutan project Sujodku, hehehe…kemarin2 juga ikutan Dear Papa. Kamu ikutan?
    Kamu Izah Kompasiana bukan ya?

    • Izzah 9 March 2011 at 3:41 PM Reply

      hai mba!! boleh doonk manggil Izzah. (bagi donk!! sujodkunya embak ladeva!)
      yang proyek #dearpapa aku gak ikutan mba, taunya udah mepet banget waktu itu.
      iya aq punya akun juga di kompasiana, namanya fawaizzah dan biasa dipanggil izzah juga🙂

      • ladeva 9 March 2011 at 4:15 PM Reply

        Nah, si Nurul admin Kompasiana itu teman kuliahku🙂

      • Izzah 9 March 2011 at 4:55 PM Reply

        ooh jadi temennya Mas Nurul to?! hihihi
        ok salam kenal ya mba!

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hadisome

Tentang Apa Saja dan Siapa Saja

Najlazka

“Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain.” ― Vivian Greene

RetakanKata

Mempertahankan Kata-kata Agar Tetap Bermakna

Hidupnya Indra

Catatan Hidup Seorang Indra Nugroho

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Naungan Islami

Indahnya Hidup Dalam Naungan Islam

%d bloggers like this: