Restu

Begitu sulitkah memberi sebuah restu?

Jika dengannya akan ada sebuah rumah tangga baru?

Begitu sulitkah memberi sebuah restu?

Jika karenanya akan ada  dua manusia tersenyum haru?

Begitu sulitkah memberi sebuah restu?

Jika memberinya bagai memberikan kehidupan baru?

Bagitu sulitkan memberikan sebuah restu?

Kami hanya butuh restumu, Ibu…

Kami hanya ingin restumu, Ayah…

3 thoughts on “Restu

  1. yofan sunaryo 27 August 2010 at 5:14 AM Reply

    orang mau nikah…

  2. NoY 24 August 2010 at 9:54 PM Reply

    waooh asik…

    • Izzah 25 August 2010 at 8:33 AM Reply

      opoe sing asik mas?

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hadisome

Tentang Apa Saja dan Siapa Saja

Najlazka

“Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain.” ― Vivian Greene

RetakanKata

Mempertahankan Kata-kata Agar Tetap Bermakna

Hidupnya Indra

Catatan Hidup Seorang Indra Nugroho

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Naungan Islami

Indahnya Hidup Dalam Naungan Islam

%d bloggers like this: