Racikan Puisi Kolaborasi Bersama Rismanaceh

Sepucuk awan di langit hati menjadi penyejuk jiwa
dan diantara gerak batin kuingat engkau
yang kukenang dengan empat huruf menjadi nama

Awan bergelanyut manja memandang asa
Detakan dan getaran jiwa tak pernah enggan mengukir sebuah nama,
Bukan namaku atau namamu saja
Namun nama kita

Mengikat diri didekapan angin menembus waktu,
jarak dan tempat sambil berharap tapak ingatanku terus tersambung
hingga menyentuh hatimu
Angin kuizinkan engkau menjadi tanganku untuk mendekat padanya

Dalam dimensi ruang dan waktu yang memisahkan
Selalu ada ingatanmu yang menyentuh hatiku
Angin datang membawa seberkas rindu yang kau titipkan
Dan mentari pun tak kalah hangat menyampaikan asamu

Di sela pucuk daun kelapa ku lihat gerak lambai.
Adakah kau sedang menyapa duhai yang kurindu?
Diantara gerak daun bambu
angin menyapa bak pertanda kau ada disisi

Nyanyian deburan ombak menggema di sudut-sudut kota,
Menyampaikan sapaan pada orang yang merindu
Lambaian pucuk bambu bergerak gemulai,
mengisyaratkan jika aku ada disini

Dengan kedip mata kupetik isyarat hati
dan kutulis kata di jiwa
kau kah yang kupanggil dengan debar

Hati dipenuhi debar saat mendengar suaramu
Isyarat hati yang kau tuliskan tergores lembut dalam hatiku

Mengintip hati yang tak berdetak karena sapaanmu
malu pada detak merapi dan merbabu yang terus mendesah cinta

Desahan cinta menjamu asa dalam rindu yang menyamudra
Ada kalanya hati bak teriris sembilu menahan rindu

Ku coba selami derai pucuk-pucuk menangkap makna
dan merasakan detak rindu yang mengalir di kawah hati kita
Adalah angin yang berkisah
mengabari daun-daun rindu pepohonan hati

Makna tersirat begitu saja tatkala hati menyelami aliran detak rindu di kawah hati
Angin membisik lembut, daun-daun pun mengangguk

Duhai merapi dan merbabu yang berkaki samudera
dan tanah taman hati yang bertumbuh dan berbuah rindu
Bagaimana harus kupetik kehendak lewat kata
bagaimana ku serap rasa lewat jendela asa
tangan yg hanya bisa bicara lewat eja kata bersahaja

Duhai merapi dan merbabu yang berkaki samudra
petikkan kata, serapkan setiap rasa dan asa yang dia punya
Biarkan tangannya mengeja kata bersahaja untuk dijadiakan untaian kata-kata cinta
Merapi dan Merabu.doc (Risman File)

Merapi dan Merbabu.doc (Risman file)

Warna BIRU ejaan kata Bang Risman dan yang MERAH HATI coretan Izza

Tagged: ,

8 thoughts on “Racikan Puisi Kolaborasi Bersama Rismanaceh

  1. galipatz 14 July 2010 at 8:15 AM Reply

    nice …

  2. california travel insurance 18 June 2010 at 1:49 AM Reply

    semangat…salamm kenal..

    di tunggu kunjungan balknya..

    terima kasih

    • Izzah 1 July 2010 at 8:19 PM Reply

      Terima kasih,…

      insya allah ya!🙂

  3. Mymusic 3 June 2010 at 11:28 AM Reply

    nite posting… keep working…

    • Izzah 5 June 2010 at 9:31 AM Reply

      makasih sudah berkenan mampir🙂

  4. katadanpuisi 31 May 2010 at 2:00 PM Reply

    Good job

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hadisome

Tentang Apa Saja dan Siapa Saja

Najlazka

“Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain.” ― Vivian Greene

RetakanKata

Mempertahankan Kata-kata Agar Tetap Bermakna

Hidupnya Indra

Catatan Hidup Seorang Indra Nugroho

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Naungan Islami

Indahnya Hidup Dalam Naungan Islam

%d bloggers like this: