Rinduku Tak Tersentuh Senyummu

Aku rinduMatahari tlah berganti bulan dan bintang namun senyummu tak kunjung datang
Ktika mentari menyongsong tinggi kau tak dsini
Ketika mentari kembali bersembunyi kau tak dsisi
Cinta aku rindu
Namun tak sdikitpun senyumu menyapaku

Kau ingat cinta
Saat mentari masih enggan membuka matanya
Ku sudah menerima panggilan sayang
“Sayang, aku sudah ada di warung dekat rumah kamu, lagi sarapan, kamu cepet mandi ya!”
Bingung, senang dan tak tahu lagi perasaanku
Bagaimana mungkin? jarak rumahmu dan rumahku tidaklah dekat
perlu berjam-jam perjalanan meskipun mengendara dengan kecepatan

Masih ingatkah kamu cinta
Saat kau bercerita tentang keinginanmu memelihara kera
yang membuatku jijik sekaligus tertawa sampai mengeluarkan air mata
dengan gaya ceritamu yang slengekan itu?

Dan, apa kau masih ingat
Saat kau buat aku menangis seharian karena ada gambar wanita di ponselmu?
Dan kau, berlagak kebingungan seperti seorang kakak yang membuat adiknya menangis
ciluuukk ba…….
hiburmu, tapi tak sedikitpun menghentikan aliran air mataku
ahh…… kau seperti tak mengenalku saja, tak mudah air mata ini berhenti jika sudah mengalir

Satu lagi cinta,…
Saat kita membuat abang bakso kebingungan
Kita datang berdua, namun memesan 3 mangkok bakso
“Yang satu untuk siapa mas?” tanyanya
Kaupun menjawab,”2 untukku,1 untuknya Bang!”
Kau memang maruk, say! bahkan punyaku yang gak abispun masih kau sambar juga.
Tapi itulah yang membuatku suka padamu, kau tampil dengan apa adanya dirimu
Sehingga selalu membuatku nyaman dengan bagaimanapun keadaanku

Sate kelinci, panorama gunung Lawu beserta indahnya telaga sarangan, Gunung Kelud dan penjual duren, Nasi goreng ooh semua tak mampu ku urai……
Cinta…….
Apa kau merasakan hal yang sama, “rindu”

Namun sekarang aku tak lagi bisa menghubungimu, mengetahui keadaanmu, menyiratkan senyum mesra padamu, dan tak tahu dimana keberadaanmu.

Saat aku rindu, kau senantiasa menjelma di mimpiku. Mengulurkan senyummu dan memberi warna di malamku. Sehingga membuatku enggan bangkit dari tidurku.
Cinta, kau benar-benar membuatku enggan mencintai selain dirimu.

Saat ini aku tak ingin sedetikpun mengingat jika kau tak lagi bersamaku.

Bersama rindu yang menyamudra, kutulis kisahku.

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hadisome

Tentang Apa Saja dan Siapa Saja

Najlazka

“Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain.” ― Vivian Greene

RetakanKata

Mempertahankan Kata-kata Agar Tetap Bermakna

Hidupnya Indra

Catatan Hidup Seorang Indra Nugroho

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Naungan Islami

Indahnya Hidup Dalam Naungan Islam

%d bloggers like this: